PENGUATAN RISET KOLABORASI MELALUI KERJASAMA BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL (BRIN) DAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN MELALUI PENELITIAN PADA BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI) menjalin kerja sama riset dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sebagai bentuk komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas.

SDGs merupakan agenda pembangunan global yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dengan salah satu tujuannya menjamin akses pendidikan inklusif, adil, dan bermutu bagi semua. Dalam konteks ini, pendidikan anak usia dini di Indonesia menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan yang unggul.

Pendidikan yang berkualitas pada usia dini terbukti mampu meningkatkan kemampuan kognitif, sosial-emosional, serta kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Salah satu aspek penting yang kini menjadi fokus penguatan adalah kemampuan numerasi.

Numerasi bukan sekadar kemampuan berhitung, melainkan mencakup pemahaman tentang konsep bilangan, pola, ukuran, hingga pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunjukkan bahwa sekitar 43% anak usia dini di Indonesia masih memerlukan intervensi tambahan dalam penguatan numerasi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, sejumlah program strategis telah dijalankan, di antaranya:

  • Pelatihan Guru PAUD untuk meningkatkan kompetensi pengajaran numerasi berbasis permainan dan pendekatan kreatif.
  • Pengembangan media dan kurikulum inovatif, yang mengintegrasikan cerita, permainan, serta aktivitas nyata sehari-hari.
  • Kampanye kesadaran bagi orang tua, agar mampu menstimulasi kemampuan numerasi anak melalui kegiatan rutin seperti berbelanja, memasak, dan bermain bersama.

“Investasi pada pendidikan anak usia dini, khususnya dalam penguatan numerasi, adalah langkah konkret mendukung SDGs dan mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,”

Upaya ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan pendidikan, pemberdayaan keluarga, serta pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Salah satu riset kolaboratif yang saat ini sedang berlangsung adalah program penelitian berjudul “Emergent Numeracy Menggunakan Microgames berbasis Geogebra untuk Penguatan Kurikulum Pembelajaran Matematika di Pendidikan Anak Usia Dini”. Program ini melibatkan kerja sama antara Pusat Riset Pendidikan – Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora BRIN, Fakultas Ilmu Pendidikan UPI, serta Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Makassar (UNM).

Penelitian ini tidak hanya bertujuan memperkuat kurikulum pembelajaran matematika di PAUD, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi calon guru PAUD dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis permainan. Selain itu, riset ini akan menghasilkan data empiris yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Penelitian ini dipimpin oleh Soeharto, S.Pd., M.Pd., Ph.D. (BRIN), dengan anggota peneliti:

  • Prof. Zsolt Lavicza, Ph.D.
  • Dr. Rita Mariyana, M.Pd. (UPI)
  • M. Miftach Fakhri, S.Kom., M.Pd. (UNM)
  • Sumarni, S.Pd., M.Si. (BRIN)
  • Dr. Abdul Kadir Ahmad, M.A. (BRIN)

Melalui riset kolaboratif ini, diharapkan kurikulum PAUD di Indonesia semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik di era digital.

Posted in Artikel.