Dosen PGPAUD UPI Hadiri Seminar Kartini 2026: Transformasi Perempuan Modern

Bandung, 23 April 2026 — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut berpartisipasi dalam kegiatan Seminar Kartini 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Ibu-ibu Keluarga Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI bekerja sama dengan Yayasan Pribadi Bandung School. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium FPEB Lantai 6, Kampus UPI.

Dalam kegiatan tersebut, PGPAUD UPI diwakili oleh Dr. Phil. Leli Kurniawati, S.Pd., M.Mus., dosen PGPAUD UPI Kampus Bumi Siliwangi. Kehadiran perwakilan PGPAUD menjadi bagian dari keterlibatan aktif sivitas akademika dalam mendukung penguatan peran perempuan di bidang pendidikan.

Seminar yang mengusung tema “Kepemimpinan Kartini: Transformasi Perempuan di Era Modern” ini bertujuan untuk mengangkat kembali nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini serta mengaitkannya dengan dinamika dan tantangan perempuan masa kini, khususnya di tengah perkembangan era digital. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus diskusi mengenai bagaimana perempuan dapat terus berperan aktif dan adaptif dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pendidik, akademisi, hingga mahasiswa, dengan antusiasme yang tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Para narasumber yang dihadirkan memberikan beragam perspektif mengenai kepemimpinan perempuan, mulai dari pengalaman praktis hingga pandangan akademik dalam menghadapi perubahan zaman.

Dari sudut pandang PGPAUD, partisipasi dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman mengenai peran strategis perempuan sebagai pendidik, khususnya dalam pendidikan anak usia dini. Nilai-nilai emansipasi dan kepemimpinan yang diwariskan Kartini dinilai relevan dalam membentuk karakter pendidik yang progresif, inklusif, dan berdaya saing.

Melalui keikutsertaan dalam Seminar Kartini 2026, PGPAUD UPI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kapasitas perempuan, baik sebagai tenaga pendidik maupun sebagai agen perubahan dalam masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas jejaring kolaborasi antar-lembaga dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Posted in Artikel.