Dr. phil. Leli Kurniawati, M.Pd. Hadiri Seminar dan Monev Akhir RKI dan PMKI 2025 di Universitas Negeri Padang

Padang, 28 November 2025 – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr. phil. Leli Kurniawati, M.Mus., M.Pd., menghadiri acara “Seminar dan Monitoring Evaluasi Akhir Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) dan Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) Tahun 2025” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kemdikbudristek.

Kegiatan bertajuk “Sustainability: RKI dan PMKI Research & Community Service Expo UNP” ini berlangsung selama dua hari, 26–29 November 2025, di Universitas Negeri Padang. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UNP dan dihadiri ratusan dosen, peneliti, serta mitra perguruan tinggi dari berbagai provinsi.

Dr. Leli Kurniawati hadir sebagai salah satu peserta dari Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus perwakilan tim peneliti dan pengabdi yang lolos pendanaan RKI/PMKI tahun anggaran 2025. Kehadirannya di forum ini menjadi bagian dari komitmen UPI dalam memperkuat kolaborasi lintas perguruan tinggi untuk menghasilkan riset dan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan anak usia dini.

Pusat Perbukuan Gelar Finalisasi Penelaahan Buku Teks Utama Seni, PJOK, dan Bahasa Asing Tahun 2025

Jakarta, 27 November 2025 — Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek menyelenggarakan Rapat Kerja Finalisasi Penelaahan Buku Teks Utama (BTU) sebagai bagian dari program Pengembangan dan Penyusunan Buku Pendidikan Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan memastikan kelayakan akademik, kurikulum, kebahasaan, dan keterbacaan buku yang akan digunakan oleh peserta didik di seluruh Indonesia.

Rapat kerja ini berlangsung pada 27–29 November 2025 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, serta diikuti secara daring melalui Zoom. Kegiatan dibuka dengan sesi registrasi pukul 12.00 WIB dan Pembukaan resmi pada pukul 14.00 WIB.

Acara ini menghadirkan lebih dari 110 peserta yang terdiri dari penulis, penelaah ahli, teknisi, serta jajaran Pusat Perbukuan. Bidang yang difinalisasi adalah:

Seni Rupa, Musik, Tari, dan Teater (Kelas III, VI, IX, XII)

PJOK (Kelas III, VI, IX, XII)

Bahasa Asing: Jepang, Mandarin, Korea (Kelas XII)

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pimpinan Pusat Perbukuan, di antaranya:

Supriyatno – Kepala Pusat Perbukuan

Eka Setiawati – Kepala Bidang Tata Kelola Sistem dan Sumber Daya Perbukuan

Maharani Prananingrum – Ketua Tim Kerja Penyusunan dan Penilaian Buku SD, SMP, SMA

Futri Fuji Wijayanti – Ketua Tim Kerja Penyusunan & Penilaian Buku PAUD, Pendidikan Khusus, & Vokasi

Salah satu peserta dalam kegiatan ini adalah Aditya Aditama Putri Hk., M.Pd., Dosen Prodi PGPAUD FIP Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), penulis Buku Seni Rupa SD/MI Kelas III yang tengah dikembangkan untuk menunjang pembelajaran seni berbasis kreativitas dan pengalaman langsung bagi siswa usia dini.

Kontribusi beliau menegaskan posisi UPI sebagai perguruan tinggi yang aktif berperan dalam transformasi buku pendidikan nasional, khususnya pada materi seni tingkat sekolah dasar yang menekankan nilai inklusivitas, eksplorasi imajinasi, dan penguatan karakter.

Kegiatan ini melibatkan para ahli penelaah dari berbagai perguruan tinggi dan profesional seni nasional untuk menjamin kualitas buku sebelum diterbitkan secara resmi pada Tahun Pelajaran 2025/2026.

Rapat kerja ini merupakan tahap akhir sebelum proses produksi dan publikasi yang dilakukan oleh Pusat Perbukuan BSKAP Kemendikbudristek.

Cipta Sinergi: Kegiatan Mahasiswa Berdampak sebagai Luaran Perkuliahan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penyelenggaraan PAUD

Bandung Barat, 29 November 2025.
Mahasiswa PGPAUD FIP UPI angkatan 2022 yang mengikuti mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat dalam Penyelenggaraan PAUD menggelar Workshop Deep Learning bagi pendidik PAUD se-Kecamatan Parongpong pada Sabtu (29/11/2025) di Aula Kantor Kecamatan Parongpong. Dengan bimbingan dosen pengampu, Dr. Euis Kurniati, M.Pd., dan Ridha Marissa El Seira, M.Pd., M.Ed., kegiatan ini mengusung tema “Mendidik dengan Aksi Berdaya dan Kolaborasi” serta dihadiri oleh pendidik PAUD se-Kecamatan Parongpong, ketua HIMPAUDI Kabupaten Bandung Barat, perwakilan anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, dan Kepala Kecamatan Parongpong.


Antusiasme peserta meningkat saat Dr. Rudiyanto, M.Si., pakar Deep Learning dari UPI, memaparkan bagaimana pendekatan ini dapat mengubah cara guru merancang pengalaman belajar bermakna bagi anak usia dini. Tidak hanya mempelajari konsep, peserta juga praktik langsung menyusun dan mensimulasikan RPPH berbasis Deep Learning. Kegiatan ini menjadi contoh nyata luaran perkuliahan yang berdampak langsung pada masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pendidik, dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD.

Workshop Seni Musik, Gerak, dan Lagu PGPAUD FIP UNM Perkaya Kompetensi Mahasiswa Calon Guru PAUD

Makassar, Tribunnews.com – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (FIP UNM) menggelar Workshop Seni Musik, Gerak, dan Lagu pada Selasa (25/11/2025) di Laboratorium Terpadu PGPAUD FIP UNM. Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas mahasiswa melalui penguatan ekspresi seni, yang menjadi kompetensi esensial bagi calon pendidik PAUD.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber Dr. Phil. Leli Kurniawati, M.Mus, dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang dikenal sebagai pakar pendidikan seni dan musik anak usia dini. Dalam sesi pemateriannya, Dr. Leli mengajak peserta mengeksplorasi teknik dasar musik, gerak tubuh, serta lagu sebagai pendekatan pembelajaran kreatif di kelas PAUD. “Musik dan gerak bukan hanya hiburan, tetapi media pedagogis yang mampu menstimulasi perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan motorik anak secara terpadu,” ungkap Dr. Leli di hadapan puluhan mahasiswa yang hadir.

Ia juga menekankan urgensi bagi guru PAUD untuk menguasai kompetensi artistik yang aplikatif, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Sesi workshop berlangsung secara interaktif, meliputi praktik bermain musik, menciptakan gerak, hingga memadukan lagu dengan aktivitas pembelajaran sehari-hari. Mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian, mulai dari diskusi hingga simulasi langsung.

Ketua Program Studi PGPAUD FIP UNM, Dr. Muhammad Akil Musi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. “Workshop seni seperti ini tidak hanya melatih keterampilan artistik mahasiswa, tetapi juga membentuk kepekaan pedagogis mereka dalam merancang pembelajaran kreatif di kelas PAUD. Mahasiswa perlu dibekali kompetensi seni yang kuat agar mampu menciptakan pengalaman belajar yang hidup, dinamis, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak,” katanya.

Lebih lanjut, Dr. Akil menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi kurikulum PGPAUD FIP UNM yang berbasis praktik dan pengalaman langsung. Prodi berharap workshop serupa dapat terus digelar sebagai wadah pengembangan, guna melahirkan generasi pendidik PAUD yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap tuntutan pendidikan masa kini.

Kegiatan diikuti oleh mahasiswa PGPAUD beserta dosen dan staf terkait, berlangsung hingga sore hari dengan respons positif dari seluruh peserta.

Mahasiswa Pakistan Prodi PAUD S2 FIP UPI Raih Prestasi di Konferensi Internasional UPI-UPSI 2025

Bandung, 20 November 2025 – Muneeza Arshad, mahasiswa Program Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sekolah Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) asal Pakistan, sukses menjadi presenter pada UPI-UPSI International Conference 2025 yang bertajuk “Transforming Education in the Digital Era to Prepare Adaptive and Competitive Global Citizens”. Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, berlangsung pada 19–21 November 2025 di Hotel Grand Tjokro Premiere, Bandung.

Pada sesi parallel session hari kedua (20 November 2025), Muneeza mempresentasikan makalah berjudul “Teacher’s Emotional Competence and Its Role in Supporting Preschooler’s Social-Emotional Development”. Presentasi ini mendapat perhatian positif dari para peserta yang terdiri dari akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara.

Dalam paparannya, Muneeza menekankan pentingnya kompetensi emosional guru sebagai kunci utama dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Ia menjelaskan bahwa kemampuan guru dalam mengenali dan mengelola emosi diri sendiri (self-awareness dan self-regulation), berempati, serta membangun hubungan positif dengan anak secara langsung memengaruhi iklim kelas yang aman dan suportif.

“Ketika guru memiliki kompetensi emosional yang baik, anak-anak merasa lebih nyaman mengekspresikan perasaan, berinteraksi dengan teman sebaya, dan mengembangkan kemampuan regulasi emosi yang lebih baik. Ini menjadi fondasi penting bagi kesiapan belajar mereka di masa depan,” ungkap Muneeza.

Presentasi ini sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap diskusi global mengenai peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pengintegrasian pengembangan emosi guru dalam program pelatihan dan pengembangan profesional pendidik.

Keberhasilan Muneeza menjadi presenter di konferensi internasional ini menambah deretan prestasi mahasiswa internasional UPI, sekaligus menunjukkan bahwa Program Magister PAUD FIP UPI mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di level global.

Pelatihan Fasilitator Rumah Anak SIGAP: Kolaborasi Sekolah Pascasajana UPI–Tanoto Foundation di Tenggarong (Kutai Kalimantan Timur), Pandeglang (Banten), dan Jakarta

Tenggarong, Kutai, 17–18 November 2025
— Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI) bekerja sama dengan Tanoto Foundation menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Fasilitator Rumah Anak SIGAP sebagai bagian dari rangkaian pelatihan di beberapa daerah, termasuk Kutai, Riau, Pandeglang, Semarang dan Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas fasilitator PAUD dalam menerapkan praktik pembelajaran yang responsif, inklusif, dan berpusat pada anak.


Tim dari UPI yang berangkat pada tanggal 17-18 November 2025 ke Tenggarong, Kutai terdiri dari Hani Yulindrasari, Ph.D. (Dosen Program Studi Psikologi Pendidikan, Sekolah Pascasarjana UPI), Ridha Marissa El Seira, M.Pd., M.Ed. (Dosen Program Studi PGPAUD, Fakultas Ilmu Pendidikan), serta dua praktisi dari TK Labschool UPI, yaitu Ani Endah Sari, S.Pd. (Kepala Sekolah) dan Dhiya Muthia Mahardikawati, S.Pd. (Guru). Pelatihan ini sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) UPI terkait keterlibatan dosen di luar kampus dan kontribusi nyata pada masyarakat, serta memperkuat peran UPI dalam pengembangan keilmuan PAUD di Indonesia.

DOSEN PGPAUD FIP UPI MENJADI PEMATERI PADA KONFERENSI INTERNASIONAL UPI-UPSI

Dosen PGPAUD FIP UPI, Dr. Heny Djoehaeni, S.Pd.,M.Si. menjadi pemateri pada kegiatan Konferensi OInternasional UPI-UPSI  yang dilaksanakan pada tanggal 19-21 Nopember 2025 bertempat di Hotel Grand Tjokro Jl. Cihampelas Bandung Jawa Barat.

Konferensi tersebut merupakan kegiatan kolaborasi antara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Kolaborasi sudah terjadlin selama 20 tahun, dan kegiatan konferensi ini adalah yang ke-10. Konferensi mengangkat tema “Transforming Education in the Digital Era to Prepare Adaptive and Competitive Global Citizen”. Kegiatan diikuti oleh akademisi dari UPI, UPSI serta beberapa perguruan tinggi lainnya di dalam maupun luar negeri.

Dosen PPG PGPAUD FIP UPI Raih Peluang Riset Fundamental: Bootcamp Intensif Siapkan Proposal Inovatif untuk Ditjen Risbang 2026

Bandung, 18 November 2025
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPS UPI) telah menyelenggarakan Bootcamp Penyusunan Proposal Riset Prioritas Ditjen Risbang Kemdikti Saintek tahun anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 16-18 November 2025, ini mengambil tema “Membangun Profesionalisme Guru Abad 21 melalui Ekosistem Riset Inovatif Pendidikan Profesi Guru”.
Bootcamp yang diselenggarakan di Ruang Meeting Majapahit, Aston Pasteur Bandung ini diikuti oleh para dosen PPG UPI yang berkomitmen untuk mengembangkan riset berkualitas dalam bidang pendidikan profesi guru. Di antara peserta yang hadir adalah dosen-dosen dari Program Studi PGPAUD FIP UPI, yaitu Yeni Rachmawati, Ph.D, Dr. Aan Listiana, M.Pd, Dr. Rita Mariyana, M.Pd, dan Dr. Asep Deni Gustiana, M.Pd.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal riset yang inovatif dan sesuai dengan prioritas riset nasional.
Narasumber Berkompeten
Kegiatan ini menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidangnya, antara lain:

Prof. Dr. Ade Gaffar Abdullah
Dr. Sugeng Mubarok
Prof. Dr. Isma Widiati

Selain itu, bootcamp ini juga didampingi oleh para Profesor dosen senior dari SPS UPI yang memberikan bimbingan intensif kepada peserta dalam proses penyusunan proposal riset.
Membangun Ekosistem Riset Inovatif
Dalam sambutannya, narasumber menekankan pentingnya membangun ekosistem riset yang inovatif untuk mendukung profesionalisme guru di era abad 21. Bootcamp ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang penyusunan proposal riset yang sesuai dengan standar Ditjen Risbang Kemdikti Saintek, mulai dari identifikasi masalah, perumusan metode penelitian, hingga penyusunan anggaran dan luaran penelitian.
Para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber dan pendamping, berbagi pengalaman, serta menerima masukan konstruktif untuk penyempurnaan proposal riset mereka.
Hasil dan Luaran Kegiatan
Bootcamp ini berhasil menghasilkan proposal-proposal penelitian fundamental yang siap diajukan ke Ditjen Risbang Kemdikti Saintek. Para peserta telah menyelesaikan penyusunan proposal penelitian fundamental mereka dengan bimbingan intensif dari para narasumber dan pendamping. Proposal-proposal ini diharapkan dapat memperoleh pendanaan dan berkontribusi signifikan pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan profesi guru serta memberikan solusi inovatif terhadap permasalahan pendidikan di Indonesia.
Komitmen terhadap Kualitas Pendidikan
Penyelenggaraan bootcamp ini merupakan wujud komitmen PPG SPS UPI dalam meningkatkan kualitas riset dan pengembangan profesionalisme guru di Indonesia. Dengan mengintegrasikan riset inovatif dalam ekosistem pendidikan profesi guru, diharapkan dapat tercipta guru-guru yang tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga mampu mengembangkan dan menerapkan hasil-hasil riset dalam praktik pembelajaran.

DOSEN PGPAUD FIP UPI MENJADI PESERTA KEGIATAN FGD PENGUATAN KOMPETENSI ASESOR LAMDIK

Dosen PGPAUD FIP UPI, Dr. Heny Djoehaeni, S.Pd.,M.Si. menjadi peserta kegiatan FGD Penguatan Kompetensi Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) yang dilaksanakan pada tanggal 14-16 Nopember 2025 bertempat di Hotel Mercure Serpong Alam Sutera Tangerang Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut diisi dengan Sosialisasi Instrumen Penilaian 2.0 yang diikuti oleh para asesor LAMDIK dari berbagai Program Studi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para asesor dalam menjalankan tugas penjaminan mutu di berbagai Program Studi Kependidikan  di Perguruan Tinggi.

WONDERFUL CAMP PGPAUD 2025

Kegiatan WONDERFUL CAMP 2025 PGPAUD FIP UPI: Menumbuhkan Kepemimpinan dan Solidaritas Mahasiswa Baru

Bandung, 15–16 November 2025 – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan kegiatan WONDERFUL CAMP 2025, sebagai rangkaian pembinaan kaderisasi lanjutan yang dirancang untuk memperkuat karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan solidaritas mahasiswa baru angkatan 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang telah dimulai sejak awal masa orientasi mahasiswa, dan mencapai puncaknya dalam kegiatan camp selama dua hari di Rainbow Riverside, Bandung.

WONDERFUL CAMP 2025 dirancang sebagai kegiatan pengembangan diri yang memadukan edukasi, pembinaan karakter, kerja sama tim, serta latihan kepemimpinan. Seluruh rangkaian kegiatan disusun agar mahasiswa baru mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun soft skills yang penting bagi dunia pendidikan, terutama sebagai calon pendidik PAUD yang adaptif dan berintegritas.

Kegiatan ini diawali dengan sesi pengarahan dan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan dengan perjalanan menuju lokasi camp. Setibanya di lokasi, peserta mengikuti pembukaan kegiatan yang meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan dan mars PGPAUD, serta penampilan yel-yel dari setiap kelompok. Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan pembekalan materi dari narasumber kompeten di bidangnya. Pada sesi pertama, Moch. Najril Fauzan Nurdiansyah menyampaikan materi mengenai Etika Kepemimpinan dan Integritas, yang bertujuan membangun kesadaran mahasiswa tentang pentingnya nilai moral dalam kepemimpinan. Kemudian, pada sesi berikutnya, Ridha Aidah Azzahra, S.Pd., menyampaikan materi bertema Manajemen Konflik, memberikan pemahaman mengenai cara mengelola dinamika kelompok secara efektif. Setiap sesi dilengkapi dengan tanya jawab interaktif dan penyerahan sertifikat kepada pemateri.

Selain pematerian, kegiatan WONDERFUL CAMP juga diisi dengan program Leadership Time yang terdiri dari berbagai aktivitas seperti debat kelompok, latihan PBB, orasi, serta pembinaan karakter. Pada sore dan malam hari, seluruh peserta mengikuti lomba memasak antarkelompok dan penampilan pagelaran angkatan yang menampilkan kreativitas serta kekompakan mahasiswa baru. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi sharing bersama alumni, yang memberikan
wawasan mengenai perjalanan organisasi dan pengembangan diri selama berkuliah di PGPAUD.

Hari kedua kegiatan diisi dengan sesi refleksi, pembersihan tenda, senam pagi, serta pemutaran music video dan selayang pandang selama rangkaian WONDERFUL. Kegiatan inti hari kedua adalah outbound, yang terdiri dari beberapa pos permainan untuk melatih kerja sama tim, strategi, komunikasi, serta daya juang peserta. Seluruh peserta mengikuti outbound dengan penuh keceriaan dan antusiasme.

Pada sesi penutupan, panitia memberikan sertifikat kaderisasi, emblem angkatan, serta penghargaan kepada kelompok terbaik selama kegiatan berlangsung. Peserta kemudian menyampaikan kesan dan pesan sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Acara ditutup secara resmi setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dan peserta kembali menuju kampus UPI.

Kegiatan WONDERFUL CAMP 2025 diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa baru PGPAUD FIP UPI dalam menghadapi dinamika akademis maupun organisasi selama menjadi bagian dari komunitas PGPAUD. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru tidak hanya belajar menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, tetapi juga membangun solidaritas, kepercayaan diri, dan kesiapan mental sebagai calon pendidik PAUD yang kompeten di masa
mendatang.