Bandung, 31 Juli 2025 Keluarga Besar Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) dan Program Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia menggelar acara pelepasan bagi Dr. Ocih Setiasih, M.Pd yang telah memasuki masa purna tugas.
Acara digelar di Ruang Rapat Lantai 4 FIP UPI dan dihadiri oleh seluruh dosen dari Program Studi S1 PGPAUD dan S2 PAUD. Suasana berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa haru, dibalut dengan doa serta harapan baik yang tulus mengalir dari para rekan sejawat, termasuk dari Kaprodi S1 PGPAUD dan S2 PAUD, Yeni Rachmawati, M.Pd., Ph.D.
Dalam sambutannya, Kaprodi menyampaikan pesan dan kesan mendalam atas kebersamaannya dengan Dr. Ocih Setiasih:
“Saya mewakili keluarga besar S1 PGPAUD dan S2 PAUD menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan bimbingan Ibu Ocih selama ini. Saya masih ingat saat pertama kali menjadi dosen baru di PGPAUD, Ibu Ocih adalah sosok yang sangat mengayomi, penuh perhatian, dan tidak pernah pelit ilmu. Beliau selalu memberikan dorongan serta arahan yang membuat saya lebih percaya diri menjalani tugas-tugas akademik. Semoga Ibu Ocih senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan ketenangan dalam menjalani masa purna tugas. Doa terbaik kami selalu menyertai.”
Acara ini juga turut menghadirkan Ibu Dra. Masitoh, M.Pd, dosen sekaligus perintis Program Studi PGTK—cikal bakal dari PGPAUD saat ini. Beliau merupakan Kaprodi pertama PGTK dan kolega dekat Dr. Ocih Setiasih pada masa awal pembentukan prodi tersebut. Kehadiran beliau menambah nuansa historis dan hangat dalam acara tersebut.
Sebagai penutup, Dr. Ocih Setiasih, M.Pd menyampaikan sambutan penuh makna yang menyentuh hati seluruh hadirin:
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar S1 PGPAUD dan S2 PAUD atas kerja sama, dukungan, dan kehangatan selama saya mengabdi di sini. Saya berharap kekompakan ini selalu dijaga, jangan sampai ada perpecahan. Tetaplah bersatu, saling mendukung, dan menjaga silaturahmi antarkolega. Saya titipkan perjuangan ini kepada para dosen muda agar terus melanjutkan langkah maju kita bersama. Semoga PGPAUD dan PAUD UPI senantiasa berkembang, berprestasi, dan membawa manfaat bagi pendidikan anak usia dini di Indonesia.”
Acara ini menjadi momentum penghormatan atas perjalanan panjang, kontribusi besar, serta nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan oleh Dr. Ocih Setiasih kepada generasi pendidik berikutnya.
Selamat memasuki masa purna tugas, Ibu Dr. Ocih Setiasih, M.Pd. Terima kasih atas segala dedikasi dan cinta untuk dunia pendidikan.
Bandung, 23 Juli 2025 – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan Seminar Hari Anak Nasional PG PAUD 2025 dengan tema “Literasi Anak Usia Dini: Pondasi Emas untuk Pendidikan Sepanjang Hayat”. Kegiatan berlangsung pada Rabu (23/7) pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Amphiteater UPI, dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, praktisi pendidikan, serta pegiat literasi.
Seminar menghadirkan tiga pemateri inspiratif, yakni Dr. Asep Deni Gustiana, M.Pd. (Dosen PG PAUD FIP UPI), Dr. Hui Hua Chen (National Dong Hwa University, Taiwan), dan Nurlelan Puji Jagad, S.Hum. (Komunitas Read Aloud Yuk). Ketiganya memaparkan pentingnya literasi sejak usia dini sebagai fondasi utama pembentukan karakter, pengembangan potensi, serta kesiapan anak dalam menghadapi tantangan pendidikan sepanjang hayat.
Peserta seminar memperoleh berbagai manfaat seperti sertifikat keikutsertaan, materi seminar yang bermanfaat, dan kesempatan membangun relasi dengan para ahli dan praktisi di bidang pendidikan anak usia dini. Melalui kegiatan ini, PG PAUD UPI berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi sejak dini semakin meningkat, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing global.
Bandung, 22 Juli 2025 – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar rapat persiapan Festival Anak dan Seminar Hari Anak Nasional 2025, pada Senin (22/7), bertempat di Ruang Rapat PG PAUD lantai 4 FIP UPI.
Rapat ini dipimpin oleh Ketua Program Studi PG PAUD, didampingi Sekretaris Prodi, serta dihadiri oleh dosen-dosen yang terlibat dalam kepanitiaan, termasuk Dr. Hui Hua Chen dari National Dong Hwa University, Taiwan, yang juga menjadi salah satu pemateri dalam seminar.
Pertemuan ini membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan acara, mulai dari susunan kegiatan, kesiapan narasumber, hingga koordinasi panitia. Seminar Hari Anak Nasional PG PAUD 2025 sendiri rencananya akan dilaksanakan pada Rabu, 23 Juli 2025 pukul 08.30 WIB di Gedung Amphiteater UPI dengan menghadirkan narasumber Dr. Asep Deni Gustiana, M.Pd. (Dosen PG PAUD FIP UPI), Dr. Hui Hua Chen (National Dong Hwa University Taiwan), dan Nurlelan Puji Jagad, S.Hum. (Komunitas Read Aloud Yuk).
Melalui rapat persiapan ini, seluruh panitia berkomitmen untuk menghadirkan festival dan seminar yang edukatif, inspiratif, serta meriah, sekaligus memperingati Hari Anak Nasional dengan kegiatan yang mendorong pemahaman pentingnya pemenuhan hak dan perkembangan anak.
Bandung, 18 Juli 2025 – Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Terbuka (UT) dalam rangka memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung FIP UPI ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi, termasuk Ketua Program Studi PGPAUD FIP UPI serta perwakilan dari Universitas Terbuka. Kerja sama ini ditujukan untuk mendorong sinergi antar perguruan tinggi, khususnya dalam peningkatan mutu akademik, inovasi pembelajaran, serta kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan anak usia dini di Indonesia.
Dalam bidang pendidikan, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan berbagai kolaborasi, antara lain:
Pertukaran dosen untuk kegiatan kuliah tamu, kuliah pakar, pengujian tugas akhir, serta kolaborasi dalam pengajaran dan rekognisi pembelajaran;
Penyusunan dan peninjauan kurikulum secara bersama;
Pengembangan bahan tutorial, penulisan dan pemeriksaan soal ujian;
Penyusunan modul dan bahan ajar secara kolaboratif;
Implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM);
Pelaksanaan praktikum secara terpadu.
Di bidang penelitian, kerja sama meliputi:
Kolaborasi riset dan publikasi ilmiah;
Pertukaran reviewer jurnal ilmiah;
Publikasi bersama antara dosen dan mahasiswa;
Penyusunan buku monograf dan referensi;
Pelaksanaan seminar internasional dengan kepanitiaan bersama.
Sementara itu, pada aspek pengabdian kepada masyarakat, ruang lingkup kerja sama mencakup:
Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat secara kolaboratif;
Penanganan isu-isu strategis berbasis hasil riset dan pengembangannya;
Penyusunan dan penyampaian materi pengabdian;
Publikasi bersama hasil kegiatan pengabdian.
Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan PAUD, baik dalam aspek teoritis maupun praktik di lapangan, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dalam pengajaran dan pengembangan kurikulum PAUD yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Bandung, 8 Juli 2025 – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan rapat persiapan Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG) Gelombang 1 Tahun 2025, pada Selasa, 8 Juli 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel GH Universal, Bandung dan dihadiri oleh fasilitator IT dari setiap program studi, termasuk perwakilan dari Program Studi PG PAUD.
Rapat ini membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan UKPPPG, mulai dari kesiapan infrastruktur teknologi, tata cara ujian, mekanisme pengawasan, hingga koordinasi antar tim pendukung. Seluruh peserta rapat berkomitmen untuk memastikan rangkaian Uji Kompetensi PPG Tahap 1 Tahun 2025 dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai standar nasional.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan UKPPPG Gelombang 1 mampu memberikan hasil yang akurat dan kredibel, sekaligus mendukung keberhasilan para mahasiswa PPG UPI dalam menempuh tahapan uji kompetensi secara maksimal.
Bandung, 30 Juni 2025 – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Seleksi Mandiri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Tahun 2025, UPI mengadakan uji coba aplikasi ujian masuk Mandiri yang berlangsung pada Senin, 30 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di laboratorium komputer yang telah ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan ujian, salah satunya Laboratorium Komputer Program Studi PG PAUD.
Uji coba ini melibatkan seluruh operator laboratorium yang bertugas dalam pelaksanaan ujian Mandiri, dengan tujuan untuk memastikan kesiapan sistem aplikasi, perangkat, dan jaringan agar ujian dapat berjalan lancar dan tanpa kendala teknis pada hari pelaksanaan.
Melalui kegiatan ini, UPI berharap proses Seleksi Mandiri Tahun 2025 dapat terlaksana secara tertib, aman, dan transparan, sekaligus memberikan pengalaman ujian yang optimal bagi seluruh calon mahasiswa.
Bandung, 23 Juni 2025 – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan pembubaran Panitia Idul Adha 1445 Hijriyah yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 10 FIP UPI. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh panitia pelaksana Idul Adha 1445 H serta Ketua Pelaksana yang juga Dekan FIP UPI, Dr. Nandang Budiman, M.Si.
Dalam sambutannya, Dr. Nandang Budiman, M.Si. secara resmi membubarkan kepanitiaan Idul Adha 1445 H tahun 2025, sekaligus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja sama, dedikasi, dan partisipasi aktif sehingga seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha di lingkungan UPI dapat terlaksana dengan sukses, lancar, dan penuh kebersamaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama, yang menjadi momen kebersamaan untuk mempererat silaturahmi antarpanitia dan seluruh sivitas akademika FIP. Melalui kegiatan ini, FIP UPI berharap semangat gotong royong dan kekeluargaan yang terjalin selama pelaksanaan Idul Adha dapat terus terjaga dalam berbagai kegiatan di masa mendatang.
Bandung, 16 Juni 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi melantik Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. sebagai Rektor UPI periode 2025–2030. Pelantikan ini menjadi tonggak baru dalam kepemimpinan UPI untuk lima tahun ke depan, dengan harapan membawa universitas menuju kemajuan yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing global.
Sehubungan dengan pelantikan tersebut, keluarga besar Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) dan S2 PAUD menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. atas amanah baru yang diemban sebagai Rektor UPI. Besar harapan agar kepemimpinan beliau dapat terus menginspirasi, memperkuat kualitas pendidikan, dan membawa UPI menjadi universitas rujukan di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, keluarga besar PG PAUD juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Prof. Dr. M. Solehuddin, M.A. atas dedikasi dan pengabdiannya selama masa bakti sebagai Rektor UPI periode 2020–2025. Kepemimpinan beliau telah memberikan kontribusi penting dalam pengembangan UPI, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dan layanan akademik.
Dengan kepemimpinan baru ini, seluruh sivitas akademika UPI, termasuk Program Studi S1 dan S2 PG PAUD, berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah strategis universitas dalam mewujudkan visi dan misi pendidikan yang unggul dan berdaya saing di era global.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI) menjalin kerja sama riset dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sebagai bentuk komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas.
SDGs merupakan agenda pembangunan global yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dengan salah satu tujuannya menjamin akses pendidikan inklusif, adil, dan bermutu bagi semua. Dalam konteks ini, pendidikan anak usia dini di Indonesia menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan yang unggul.
Pendidikan yang berkualitas pada usia dini terbukti mampu meningkatkan kemampuan kognitif, sosial-emosional, serta kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Salah satu aspek penting yang kini menjadi fokus penguatan adalah kemampuan numerasi.
Numerasi bukan sekadar kemampuan berhitung, melainkan mencakup pemahaman tentang konsep bilangan, pola, ukuran, hingga pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunjukkan bahwa sekitar 43% anak usia dini di Indonesia masih memerlukan intervensi tambahan dalam penguatan numerasi.
Untuk menjawab tantangan tersebut, sejumlah program strategis telah dijalankan, di antaranya:
Pelatihan Guru PAUD untuk meningkatkan kompetensi pengajaran numerasi berbasis permainan dan pendekatan kreatif.
Pengembangan media dan kurikulum inovatif, yang mengintegrasikan cerita, permainan, serta aktivitas nyata sehari-hari.
Kampanye kesadaran bagi orang tua, agar mampu menstimulasi kemampuan numerasi anak melalui kegiatan rutin seperti berbelanja, memasak, dan bermain bersama.
“Investasi pada pendidikan anak usia dini, khususnya dalam penguatan numerasi, adalah langkah konkret mendukung SDGs dan mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,”
Upaya ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan pendidikan, pemberdayaan keluarga, serta pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Salah satu riset kolaboratif yang saat ini sedang berlangsung adalah program penelitian berjudul “Emergent Numeracy Menggunakan Microgames berbasis Geogebra untuk Penguatan Kurikulum Pembelajaran Matematika di Pendidikan Anak Usia Dini”. Program ini melibatkan kerja sama antara Pusat Riset Pendidikan – Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora BRIN, Fakultas Ilmu Pendidikan UPI, serta Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Penelitian ini tidak hanya bertujuan memperkuat kurikulum pembelajaran matematika di PAUD, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi calon guru PAUD dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis permainan. Selain itu, riset ini akan menghasilkan data empiris yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pendidikan anak usia dini di Indonesia.
Penelitian ini dipimpin oleh Soeharto, S.Pd., M.Pd., Ph.D. (BRIN), dengan anggota peneliti:
Prof. Zsolt Lavicza, Ph.D.
Dr. Rita Mariyana, M.Pd. (UPI)
M. Miftach Fakhri, S.Kom., M.Pd. (UNM)
Sumarni, S.Pd., M.Si. (BRIN)
Dr. Abdul Kadir Ahmad, M.A. (BRIN)
Melalui riset kolaboratif ini, diharapkan kurikulum PAUD di Indonesia semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik di era digital.
Bandung, 11 Juni 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Wisuda Gelombang 2 Tahun 2025 di Gedung Gymnasium UPI pada Rabu (11/6). Pada pelaksanaan hari pertama ini, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) menjadi salah satu fakultas yang mengikuti prosesi wisuda, termasuk Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) jenjang S1 dan S2.
Usai prosesi wisuda di tingkat universitas, kegiatan dilanjutkan dengan acara pelepasan wisudawan PG PAUD S1 dan S2 yang berlangsung di Auditorium Lantai 10 FIP UPI. Acara ini dihadiri oleh seluruh wisudawan beserta keluarga tercinta, para dosen, dan sivitas akademika PG PAUD, menciptakan suasana penuh kebanggaan dan kebahagiaan.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi S1 PG PAUD dan S2 PAUD Dr. Yeni Rachmawati, M.Pd., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studi. Ia juga memberikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para orang tua yang telah mendukung dan mengantarkan putra-putrinya hingga meraih gelar sarjana maupun magister.
Acara pelepasan semakin meriah dengan penampilan seni dari mahasiswa PG PAUD, yang menampilkan kreativitas dan semangat kebersamaan sebagai bentuk apresiasi kepada para wisudawan.
Melalui momen ini, diharapkan para lulusan PG PAUD S1 dan S2 dapat terus mengembangkan kompetensi dan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Indonesia.