Dosen PPG PGPAUD FIP UPI Raih Peluang Riset Fundamental: Bootcamp Intensif Siapkan Proposal Inovatif untuk Ditjen Risbang 2026

Bandung, 18 November 2025
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPS UPI) telah menyelenggarakan Bootcamp Penyusunan Proposal Riset Prioritas Ditjen Risbang Kemdikti Saintek tahun anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 16-18 November 2025, ini mengambil tema “Membangun Profesionalisme Guru Abad 21 melalui Ekosistem Riset Inovatif Pendidikan Profesi Guru”.
Bootcamp yang diselenggarakan di Ruang Meeting Majapahit, Aston Pasteur Bandung ini diikuti oleh para dosen PPG UPI yang berkomitmen untuk mengembangkan riset berkualitas dalam bidang pendidikan profesi guru. Di antara peserta yang hadir adalah dosen-dosen dari Program Studi PGPAUD FIP UPI, yaitu Yeni Rachmawati, Ph.D, Dr. Aan Listiana, M.Pd, Dr. Rita Mariyana, M.Pd, dan Dr. Asep Deni Gustiana, M.Pd.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal riset yang inovatif dan sesuai dengan prioritas riset nasional.
Narasumber Berkompeten
Kegiatan ini menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidangnya, antara lain:

Prof. Dr. Ade Gaffar Abdullah
Dr. Sugeng Mubarok
Prof. Dr. Isma Widiati

Selain itu, bootcamp ini juga didampingi oleh para Profesor dosen senior dari SPS UPI yang memberikan bimbingan intensif kepada peserta dalam proses penyusunan proposal riset.
Membangun Ekosistem Riset Inovatif
Dalam sambutannya, narasumber menekankan pentingnya membangun ekosistem riset yang inovatif untuk mendukung profesionalisme guru di era abad 21. Bootcamp ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang penyusunan proposal riset yang sesuai dengan standar Ditjen Risbang Kemdikti Saintek, mulai dari identifikasi masalah, perumusan metode penelitian, hingga penyusunan anggaran dan luaran penelitian.
Para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber dan pendamping, berbagi pengalaman, serta menerima masukan konstruktif untuk penyempurnaan proposal riset mereka.
Hasil dan Luaran Kegiatan
Bootcamp ini berhasil menghasilkan proposal-proposal penelitian fundamental yang siap diajukan ke Ditjen Risbang Kemdikti Saintek. Para peserta telah menyelesaikan penyusunan proposal penelitian fundamental mereka dengan bimbingan intensif dari para narasumber dan pendamping. Proposal-proposal ini diharapkan dapat memperoleh pendanaan dan berkontribusi signifikan pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan profesi guru serta memberikan solusi inovatif terhadap permasalahan pendidikan di Indonesia.
Komitmen terhadap Kualitas Pendidikan
Penyelenggaraan bootcamp ini merupakan wujud komitmen PPG SPS UPI dalam meningkatkan kualitas riset dan pengembangan profesionalisme guru di Indonesia. Dengan mengintegrasikan riset inovatif dalam ekosistem pendidikan profesi guru, diharapkan dapat tercipta guru-guru yang tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga mampu mengembangkan dan menerapkan hasil-hasil riset dalam praktik pembelajaran.

DOSEN PGPAUD FIP UPI MENJADI PESERTA KEGIATAN FGD PENGUATAN KOMPETENSI ASESOR LAMDIK

Dosen PGPAUD FIP UPI, Dr. Heny Djoehaeni, S.Pd.,M.Si. menjadi peserta kegiatan FGD Penguatan Kompetensi Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) yang dilaksanakan pada tanggal 14-16 Nopember 2025 bertempat di Hotel Mercure Serpong Alam Sutera Tangerang Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut diisi dengan Sosialisasi Instrumen Penilaian 2.0 yang diikuti oleh para asesor LAMDIK dari berbagai Program Studi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para asesor dalam menjalankan tugas penjaminan mutu di berbagai Program Studi Kependidikan  di Perguruan Tinggi.

Koordinator dan Fasilitator Prodi PGPAUD Hadiri Rapat Persiapan Penilaian Uji Kinerja Peserta PPG Guru Tertentu Tahap III 2025

Bandung, 13 November 2025 – Ruang Meeting Aston Hotel Pasteur menjadi saksi gelaran Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Uji Kinerja Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru bagi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Program Guru Tertentu Tahap III Tahun 2025. Acara yang berlangsung pada Kamis, 13 November 2025 pukul 12.00–17.00 WIB ini dihadiri oleh para koordinator, fasilitator, dan dosen dari berbagai program studi di Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI).

Diantara peserta yang hadir, Koordinator dan Fasilitator dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) turut serta aktif dalam rapat. Mereka adalah:

  • Dr. Heny Djoehaeni, M.Si. – Koordinator Bidang Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)
  • Fasilitator IT Bidang Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD) – tercantum dalam daftar tamu undangan

Rapat dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu SPs, Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah, S.Pd., M.Si. yang dalam acara ini di wakilkan kepada Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Kemitraan Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd., Psikolog. yang menekankan pentingnya persiapan matang dalam pelaksanaan uji kinerja sebagai bagian dari rangkaian Uji Kompetensi Peserta PPG Tahap III 2025.

Agenda rapat meliputi:

  • Penilaian Uji Kinerja – Modul RPP
  • Penilaian Uji Kinerja – Video Pembelajaran
  • Coffee break
  • Penilaian Uji Kinerja – Video Pembelajaran
  • Sistem Uji Tertulis dan Uji Kinerja
  • Refleksi, diskusi, dan penutupan

Acara ini menjadi wadah koordinasi lintas bidang studi untuk menyamakan persepsi dan memastikan kelancaran pelaksanaan uji kompetensi bagi mahasiswa PPG Program Guru Tertentu. Kehadiran koordinator dan fasilitator PGPAUD menunjukkan komitmen prodi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidik anak usia dini di Indonesia.

Dr. phil. Leli Kurniawati, M.Pd. Tampil Memukau dalam Operet “Kotak Waktu” di Puncak Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025

Jakarta, – Acara Puncak Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 yang digelar pada Jumat (13/11/2025) dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Forum Bunda PAUD Nasional ini menjadi panggung penghargaan bagi para orang tua dan pendidik yang berkontribusi luar biasa dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Salah satu sorotan utama acara adalah penampilan operet berjudul Kotak Waktu: Satu Tahun yang Mengubah Segalanya, yang melibatkan Dr. phil. Leli Kurniawati, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Guru PAUD (PGPAUD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Operet yang dipentaskan oleh tim seniman dan pendidik PAUD ini mengisahkan perjalanan transformasi sebuah keluarga dan komunitas selama satu tahun penuh tantangan, di mana “kotak waktu” menjadi simbol refleksi atas perubahan akibat pandemi, adaptasi digital, dan inovasi pendidikan. Dr. Leli Kurniawati, yang dikenal sebagai pakar pendidikan seni anak usia dini, tampil sebagai salah satu pemeran utama, membawakan peran seorang “Bunda Pendidik” yang memimpin narasi melalui dialog emosional dan kolaborasi seni. Penampilannya yang penuh ekspresi tidak hanya menampilkan kemampuan akting, tetapi juga integrasi elemen musik, gerak, dan lagu yang menjadi ciri khas pendekatan pedagogisnya.

Dalam operet ini, cerita dimulai dengan adegan kelam pandemi yang mengubah rutinitas keluarga, di mana karakter utama menemukan “kotak waktu” berisi kenangan dan harapan. Melalui serangkaian lagu orisinal seperti “Waktu yang Berputar” dan “Langkah Baru Bersama Anak”, serta tarian kontemporer yang melambangkan ketahanan, penonton diajak merenungkan bagaimana pendidikan PAUD menjadi jangkar perubahan. Dr. Leli, dengan latar belakang doktor filsafat dalam pendidikan seni, membagikan pengalaman pribadinya melalui monolog yang menyentuh, menekankan bahwa “setiap tahun adalah kotak waktu yang penuh pelajaran, dan sebagai bunda PAUD, kita bertanggung jawab membuka kotak itu untuk masa depan anak-anak kita.”

Acara yang disiarkan secara live streaming melalui platform YouTube Kemendikbudristek ini juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang memberikan sambutan pembuka. Ia memuji penampilan operet sebagai representasi kreativitas Bunda PAUD dalam membangun ekosistem pendidikan inklusif. “Kegiatan seperti ini bukan hanya apresiasi, tapi juga inspirasi bagi jutaan orang tua dan guru PAUD di seluruh negeri untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Puncak Apresiasi Bunda PAUD 2025 ini diharapkan menjadi momentum bagi penguatan peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini, sejalan dengan target Merdeka Belajar. Dr. Leli Kurniawati, melalui keterlibatannya, sekali lagi membuktikan dedikasinya dalam memadukan seni dan pendidikan, menginspirasi generasi baru pendidik PAUD untuk terus berkarya.

Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial Sukses Digelar untuk Tingkatkan Kompetensi Dosen dan Guru PPG UPI

Bandung, 12 November 2025 – Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Dosen & Guru Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di GH Universal Hotel Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis UPI untuk mempersiapkan tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya di era kecerdasan buatan (AI).

Acara yang diinisiasi oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru Sekolah Pascasarjana UPI ini menghadirkan enam narasumber ahli, yaitu Drs. Eka Fitrajaya Rahman, Dr. Asep Wahyudin, Herbert, Erna Piantari, Indira Syawanodya, M.Kom. serta Ani Anisyah, M.T. Dua dosen dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI turut terlibat sebagai peserta pelatihan, yakni Dr. Rita Mariyana, M.Pd. dan Dr. Badru Zaman, M.Pd.. Keduanya memberikan kontribusi signifikan dengan berbagi praktik terbaik integrasi AI dalam pembelajaran anak usia dini, termasuk pengembangan media interaktif berbasis coding untuk stimulasi kognitif dan kreativitas.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan dosen dan guru PPG dari berbagai wilayah, dengan fokus pada penguasaan dasar-dasar pemrograman (coding), pemanfaatan AI dalam desain pembelajaran, serta pengembangan konten edukatif berbasis teknologi. Peserta diajak untuk mempraktikkan langsung tools AI seperti platform pengodean sederhana dan model generatif, yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan.

Kegiatan ini selaras dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs) PBB, di antaranya:

  • SDG 4: Quality Education – Meningkatkan akses pendidikan berkualitas melalui pemberdayaan guru dan dosen dengan literasi digital dan AI.
  • SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure – Mendorong inovasi teknologi dalam pendidikan sebagai fondasi pembangunan infrastruktur pengetahuan.
  • SDG 17: Partnerships for the Goals – Menguatkan kolaborasi antarlembaga pendidikan, pemerintah (melalui Dukungan DIKTISAINTEK BERDAMPAK), dan praktisi untuk pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Direktur Sekolah Pascasarjana UPI menyampaikan bahwa pelatihan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen UPI dalam mencetak pendidik unggul di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. “Kami berharap output dari kegiatan ini bukan hanya peningkatan kompetensi individu, tetapi juga lahirnya inovasi pembelajaran berbasis AI yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan 7 Tahun Dies Natalis UPI, dengan tagline Melesat Bersama untuk UPI Gemilang.

Dosen PGPAUD Ikuti Finalisasi Modul PPG 2025 di Jakarta

Salah satu dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Ridha Marissa El Seira, M.Pd., M.Ed. mengikuti kegiatan Perbaikan dan Finalisasi Modul Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat PPG, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 29–31 Oktober 2025 di Jakarta, dan dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri atas akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai universitas dan sekolah di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan ini, para peserta berkolaborasi dalam penyempurnaan substansi modul agar lebih relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Partisipasi dosen PGPAUD dalam forum tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan profesi guru, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak pendidik profesional yang kompeten, berkarakter, dan berorientasi pada pembelajaran anak yang holistik serta inklusif.

Seminar Nasional Implementasi Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program StudiDPPM Universitas Pendidikan Indonesia

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Seminar Nasional Implementasi Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi pada 6 November 2025, bertempat di Auditorium DPPM UPI. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan fakultas, ketua program studi, asesor, dan para pemangku kepentingan pendidikan di UPI.

Acara ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Ari Purbayanto, M.Sc., Ph.D, akademisi dan pakar akreditasi perguruan tinggi yang telah berpengalaman dalam pengembangan sistem penjaminan mutu, evaluasi, dan penilaian akreditasi nasional.

Penguatan Mutu dan Implementasi Akreditasi

Dalam paparannya, Prof. Ari Purbayanto menekankan pentingnya transformasi budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi, terutama dalam:

Implementasi instrumen akreditasi terbaru

Penguatan sistem penjaminan mutu internal

Pengembangan program studi berbasis kinerja dan dampak

Meningkatkan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan industri dan masyarakat

Optimalisasi tata kelola, dokumentasi, dan monitoring mutu berkelanjutan

Beliau juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam memastikan akreditasi bukan sekadar penilaian, tetapi strategi peningkatan kualitas institusi.

Komitmen UPI terhadap Mutu dan Transformasi Pendidikan Tinggi

Seminar ini merupakan bagian dari langkah strategis UPI dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi yang akuntabel, berdaya saing, dan selaras dengan kebutuhan nasional maupun global.

DPPM UPI menegaskan bahwa pemahaman komprehensif terhadap akreditasi menjadi fondasi bagi implementasi continuous improvement serta peningkatan daya saing program studi dan institusi.

Kaitannya dengan SDGs

Penyelenggaraan seminar ini mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:

SDG 4: Quality Education
Melalui penguatan sistem mutu pendidikan tinggi, peningkatan kualitas proses pembelajaran, serta pengembangan program studi yang responsif dan berdaya saing.

SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure
Dengan mendorong inovasi dalam tata kelola dan sistem akreditasi berbasis data serta integrasi teknologi dalam penjaminan mutu.

SDG 17: Partnerships for the Goals
Karena seminar ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan tinggi dan membuka peluang kolaborasi lintas institusi dalam pengembangan mutu.

Kontribusi terhadap IKU Perguruan Tinggi

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya UPI meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU):

IKU 1 & IKU 2: Mendorong program studi meningkatkan mutu pembelajaran berbasis kebutuhan industri dan memberi mahasiswa pengalaman yang relevan.

IKU 3: Mendukung dosen dalam mendapatkan wawasan strategis melalui kegiatan pengembangan profesional.

IKU 6: Memperkuat kolaborasi prodi dengan mitra nasional melalui kegiatan-akademik berkualitas tinggi.

IKU 7 & IKU 8: Memperkuat sistem pembelajaran yang berkualitas serta meningkatkan reputasi institusi melalui pencapaian akreditasi unggul.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UPI dalam memperkuat komitmen terhadap pendidikan bermutu, tata kelola yang unggul, dan peningkatan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

FIP UPI Jalin Kerja Sama Internasional dengan NTNU Taiwan, Fokus Neuro Education dan Quality Education

Bandung, 6 November 2025 – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan resmi delegasi National Taiwan Normal University (NTNU) di Ruang Rapat Lantai 3 FIP UPI pada Rabu, 6 November 2025. Kunjungan ini menjadi tonggak penting penguatan kolaborasi akademik internasional antara kedua institusi.

Hadir langsung menyambut delegasi NTNU, Dekan FIP UPI beserta para Wakil Dekan dan seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi). Turut hadir Dr. Rita Mariyana, M.Pd., yang mewakili Kaprodi PGPAUD Dr. Yeni Rachmawati, M.Pd., Ph.D.

Diskusi berlangsung hangat dan produktif dengan fokus pada beberapa isu strategis, antara lain:

  • Neuro Education
  • Super Agent Society
  • Enrollment (penerimaan mahasiswa internasional)
  • Women Empowerment dalam pendidikan
  • Language Education
  • Quality Education (pendidikan berkualitas sesuai SDGs 4)

Puncak acara adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup empat poin kerja sama utama:

  1. Joint Research (penelitian bersama)
  2. Joint Article Special Issues (penerbitan artikel khusus bersama)
  3. Joint Conference (Co-Host) (penyelenggaraan konferensi internasional bersama)
  4. More points of cooperation (berbagai bentuk kerja sama lanjutan lainnya)

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen FIP UPI dalam memperluas jaringan internasional demi mewujudkan visi menjadi fakultas pendidikan berkelas dunia.

Keluarga Besar PGPAUD dan Pendidikan Anak Usia Dini Magister FIP UPI Ucapkan Selamat atas Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Ernwulan Syaodih, M.Pd.

Bandung, 5 November 2025 – Keluarga besar Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) S1 dan Program Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD Magister) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI) menyampaikan ucapan selamat dan suka cita yang tak terhingga atas pengukuhan Prof. Dr. Ernwulan Syaodih, M.Pd. sebagai Guru Besar Tetap dalam bidang Bimbingan dan Perkembangan Anak.

Pengukuhan yang berlangsung khidmat pada Selasa, 4 November 2025 di Gedung Achmad Sanusi UPI ini menjadi momen bersejarah bagi civitas akademika PGPAUD dan PAUD Magister. Prof. Ernwulan, yang selama ini dikenal sebagai dosen inspiratif, peneliti produktif, dan pembimbing yang penuh dedikasi.

Dosen PGPAUD FIP UPI Jadi Asesor BAN-PT pada Visitasi Akreditasi di STIT Ihsanul Fikri Magelang

Magelang, 27–29 Oktober 2025 — Salah satu dosen terbaik dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI), Prof. Dr. Ernawulan Syaodih, M.Pd., kembali mendapat kepercayaan untuk melaksanakan tugas nasional sebagai asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kali ini, beliau menjadi asesor dalam kegiatan Visitasi Akreditasi Program Studi di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ihsanul Fikri Magelang, Jawa Tengah, yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2025.

Kegiatan visitasi ini merupakan bagian dari proses penjaminan mutu eksternal yang dilaksanakan BAN-PT guna memastikan bahwa program studi di perguruan tinggi di Indonesia memenuhi standar mutu pendidikan tinggi nasional. Dalam kegiatan tersebut, Prof. Ernawulan bersama tim asesor lainnya melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian akreditasi, seperti kurikulum, tata kelola, sumber daya manusia, sarana prasarana, penelitian, pengabdian masyarakat, serta capaian pembelajaran mahasiswa.

Prof. Ernawulan menyampaikan bahwa kegiatan akreditasi bukan sekadar proses penilaian administratif, tetapi juga momentum untuk membangun budaya mutu secara berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.

Partisipasi dosen FIP UPI dalam kegiatan nasional seperti ini menunjukkan peran aktif dan kontribusi nyata UPI dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Selain memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi praktik baik dalam pengelolaan program studi dan peningkatan kualitas pembelajaran.

Keterlibatan Prof. Ernawulan juga sejalan dengan komitmen UPI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui peran aktif dalam proses akreditasi, dosen-dosen UPI turut berkontribusi dalam memastikan tersedianya pendidikan tinggi yang inklusif, setara, dan bermutu di seluruh Indonesia.

FIP UPI memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Prof. Ernawulan atas dedikasi dan profesionalismenya dalam melaksanakan tugas asesor BAN-PT. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sivitas akademika FIP UPI terus berperan aktif dalam menjaga mutu dan relevansi pendidikan tinggi Indonesia menuju masyarakat berpengetahuan dan berdaya saing global.